Letak, struktur pemerintahan, dan nilai yang dijunjung warga Desa Balerejo.
Desa Balerejo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Desa Balerejo berada pada kawasan dengan karakter pedesaan yang asri dan memiliki potensi alam yang mendukung kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan. Kondisi wilayah yang sejuk serta lingkungan yang masih alami menjadi salah satu karakteristik dan potensi Desa Balerejo.
| Batas | Desa | Kecamatan |
|---|---|---|
| Utara | Ngadirenggo | Wlingi |
| Timur | Sumberurip | Wlingi |
| Selatan | Ngadirenggo | Doko |
| Barat | Tegalasri | Wlingi |
Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur
Bergelombang hingga berbukit, di kaki Gunung Kawi-Butak
± 13-15 km dari pusat Kecamatan Wlingi
Sungai, persawahan, perkebunan kopi, dan hutan, potensi besar untuk pertanian & ekowisata
536,10 Ha dengan 3.913 jiwa dan 1.437 KK (data per Juni 2026)
3 dusun (Balerejo, Sumberjo, Tlogomulyo), 14 RW, dan 28 RT
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, dikuatkan oleh keterangan sesepuh desa, Bapak Samuri (Almarhum) merupakan Kepala Desa Balerejo pertama yang menjabat sekitar tahun 1949, di area yang kini menjadi Kantor Desa Balerejo. Wilayah tersebut dahulu merupakan perkebunan karet dan kopi peninggalan Belanda, dengan nama awal Barek Jabung. Nama ini kemudian diubah menjadi Balerejo, dan dibagi menjadi 3 dusun: Dusun Balerejo, Dusun Sumberjo, dan Dusun Tlogourung (waktu itu masih dalam naungan Desa Ngadirenggo). Sekitar tahun 1955, Desa Balerejo resmi berdiri sendiri, dan Dusun Tlogourung berubah nama menjadi Dusun Tlogomulyo.
| No. | Nama Kepala Desa | Tahun |
|---|---|---|
| 1 | Samuri | 1950–1989 |
| 2 | PJ. Mujiono | 1989–1991 |
| 3 | Jiyanto | 1991–1999 |
| 4 | PJ. Mujiono | 1999–2003 |
| 5 | Jiyanto | 2003–2013 |
| 6 | PJ. Dwi Jarwanto | 2013–2014 |
| 7 | Setiyoko | 2014–2019 |
| 8 | Setiyoko | 2019–2027 |
Desa Balerejo dapat ditempuh sekitar 13–15 km dari pusat Kecamatan Wlingi, melalui jalur yang menanjak menuju kawasan perbukitan di kaki Gunung Kawi-Butak.
Berdasarkan rekap data per 30 Juni 2026, total penduduk Desa Balerejo tercatat 3.913 jiwa (1.970 laki-laki, 1.943 perempuan) dengan 1.437 Kepala Keluarga.
| Dusun | Laki-laki | Perempuan | Jumlah | KK |
|---|---|---|---|---|
| Balerejo | 532 | 517 | 1.049 | 372 |
| Sumberjo | 488 | 527 | 1.015 | 368 |
| Tlogomulyo | 950 | 899 | 1.849 | 697 |
Dari sisi mata pencaharian, mayoritas warga bekerja sebagai petani/perkebunan (22,76%), diikuti oleh karyawan swasta (8,99%) dan pelajar/mahasiswa (11,18%).
| Mata Pencaharian | Jumlah | Persentase |
|---|---|---|
| Petani/Perkebunan | 875 | 22,76% |
| Belum/Tidak Bekerja | 856 | 22,26% |
| Mengurus Rumah Tangga | 578 | 15,04% |
| Pelajar/Mahasiswa | 430 | 11,18% |
| Karyawan Swasta | 346 | 8,99% |
| Buruh Harian Lepas | 159 | 4,24% |
| Buruh Tani/Perkebunan | 157 | 4,09% |
| Perdagangan | 63 | 1,64% |
Mayoritas warga Desa Balerejo bermata pencaharian sebagai petani. Sekitar 70% wilayah desa merupakan lahan kopi, menjadikan komoditas ini tulang punggung perekonomian warga, terutama di Dusun Tlogomulyo yang menjadi salah satu penghasil kopi utama. Potensi ini kemudian dikembangkan lewat BUMDesma Galang Bareng, yang didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur dalam hal budidaya dan pengolahan.
Lihat produk olahan kopi & UMKM lain →
Di antara perbukitan hijau lereng Gunung Kawi-Butak, tersembunyi sebuah tempat yang menjadi bukti nyata kerukunan umat beragama di Desa Balerejo: Vihara Bodhigiri. Berlokasi di Dusun Sumberjo, Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, vihara ini dikenal sebagai salah satu vihara terbesar di Jawa Timur, sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan Buddha dan tempat pelatihan meditasi yang terbuka bagi siapa saja.
Warga Desa Balerejo yang memeluk agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, dan Buddha hidup berdampingan secara damai, termasuk dalam keberadaan tempat ibadah masing-masing. Berkat konsistensi menjaga kerukunan ini, desa ini pernah dikenal sebagai pilot project toleransi beragama di Kabupaten Blitar dan menerima penghargaan "Pembaktian Pancasila" dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2020.
| Agama | Jumlah | Persentase |
|---|---|---|
| Islam | 2.849 | 74,09% |
| Hindu | 876 | 22,78% |
| Kristen | 53 | 1,38% |
| Buddha | 65 | 1,69% |
| Katholik | 2 | 0,06% |
"Kanti Wargo Kang Nyawiji Lan Adat Istiadat Kang Lestari Tumuju Balerejo Kang Mukti"
Semboyan Desa Balerejo - bermakna: bersama warga yang bersatu dan adat istiadat yang lestari, menuju Balerejo yang sejahtera.
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Soini Eko Santoso | Ketua |
| Sugiharjoko | Wakil Ketua |
| Heru Susanto | Sekretaris |
| Adi Santoso | Anggota |
| Sri Sularsih | Anggota |
| Wiwik Eka Verawati | Anggota |
| Susi Aida Widayanti | Anggota |
Klik untuk memutar