Letak & Geografis

Desa di kaki Gunung Kawi-Butak

Desa Balerejo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Desa Balerejo berada pada kawasan dengan karakter pedesaan yang asri dan memiliki potensi alam yang mendukung kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan. Kondisi wilayah yang sejuk serta lingkungan yang masih alami menjadi salah satu karakteristik dan potensi Desa Balerejo.

Pemandangan udara Desa Balerejo

Kecamatan

Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur

Topografi

Bergelombang hingga berbukit, di kaki Gunung Kawi-Butak

Jarak dari kecamatan

± 13-15 km dari pusat Kecamatan Wlingi

Potensi alam

Sungai, persawahan, perkebunan kopi, dan hutan, potensi besar untuk pertanian & ekowisata

Peta Lokasi

Cara Menuju Desa Balerejo

Desa Balerejo dapat ditempuh sekitar 13–15 km dari pusat Kecamatan Wlingi, melalui jalur yang menanjak menuju kawasan perbukitan di kaki Gunung Kawi-Butak.

Kehidupan & Ekonomi

Desa agraris dengan identitas kopi

Mayoritas warga Desa Balerejo bermata pencaharian sebagai petani. Sekitar 70% wilayah desa merupakan lahan kopi, menjadikan komoditas ini tulang punggung perekonomian warga, terutama di Dusun Tlogomulyo yang menjadi salah satu penghasil kopi utama. Potensi ini kemudian dikembangkan lewat BUMDesma Galang Bareng, yang didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur dalam hal budidaya dan pengolahan.

Lihat produk olahan kopi & UMKM lain →
Pemandangan udara Desa Balerejo
Potensi Wisata & Alam

Vihara Bodhigiri : Vihara Terbesar di Jawa Timur

Di antara perbukitan hijau lereng Gunung Kawi-Butak, tersembunyi sebuah tempat yang menjadi bukti nyata kerukunan umat beragama di Desa Balerejo: Vihara Bodhigiri. Berlokasi di Dusun Sumberjo, Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, vihara ini dikenal sebagai salah satu vihara terbesar di Jawa Timur, sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan Buddha dan tempat pelatihan meditasi yang terbuka bagi siapa saja.

Makna di Balik Nama Bodhigiri : Nama Bodhigiri berasal dari dua kata dalam bahasa Sanskerta/Pali. Bodhi (बोधि) berarti pencerahan, kebangkitan batin, atau tercerahkannya kebijaksanaan. Dalam ajaran Buddha, bodhi menggambarkan keadaan seseorang yang telah memahami kebenaran sejati dan terbebas dari kebodohan batin. Sementara Giri (गिरि) berarti gunung atau bukit. Digabungkan, Bodhigiri secara harfiah berarti "Gunung Pencerahan" atau "Bukit Pencerahan", nama yang mencerminkan cita-cita agar tempat ini menjadi lokasi untuk mengembangkan kebijaksanaan melalui latihan meditasi dan praktik Dhamma.
Vihara Bodhigiri
Vihara Bodhigiri
Vihara Bodhigiri
Nilai & Kerukunan

Desa percontohan toleransi beragama

Warga Desa Balerejo yang memeluk agama Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha hidup berdampingan secara damai, termasuk dalam keberadaan tempat ibadah masing-masing. Berkat konsistensi menjaga kerukunan ini, desa ini pernah dikenal sebagai pilot project toleransi beragama di Kabupaten Blitar dan menerima penghargaan "Pembaktian Pancasila" dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2020.

Pemandangan udara Desa Balerejo

"Kanti Wargo Kang Nyawiji Lan Adat Istiadat Kang Lestari Tumuju Balerejo Kang Mukti"

Semboyan Desa Balerejo - bermakna: bersama warga yang bersatu dan adat istiadat yang lestari, menuju Balerejo yang sejahtera.

Pemerintahan

Struktur Pemerintahan Desa

Setiyoko
Setiyoko
Kepala Desa
S
Andrian Sasongko
Kaur Umum
Andi
Andi Rohmahtuloh
Kaur Kesra
Mariono
Mariono
Kasi Kesejahteraan
A
Alfi Hidayatul K.
Kasi Pelayanan
Agus
Agus Affendy
Kasun Balerejo
Dafit
Dafit Andrianto
Kasun Tlogomulyo
Dokumentasi

Video Profil Desa

Thumbnail video
Video Profil Desa Balerejo

Klik untuk memutar